10 Manfaat Daun Kelor untuk Kesehatan Tubuh Manusia

oleh

Manfaat daun kelor untuk kesehatan tubuh manusia meliputi; melindungi kulit dan rambut, memerangi peradangan, meningkatkan kesehatan jantung, menstabilkan suasana hati, menstabilkan kadar gula darah, mengobati gangguan lambung, melindungi hati, meningkatkan penglihatan, meningkatkan kekebalan tubuh, mencegah batu ginjal, mencegah kanker, mengobati anemia, mengobati asma, dan membantu menyeimbangkan hormon. Untuk lebih detail, simak penjelasannya berikut.

Manfaat Daun Kelor untuk Kesehatan

Daun kelor memang terkenal sebagai tanaman obat yang memiliki manfaat pengobatan yang efektif untuk tubuh manusia, seperti yang dikutip dari NaturalFoodSeries, berikut adalah 10 manfaat kesehatan yang bisa didapat dari daun kelor.

1. Melindungi kulit dan memelihara rambut

manfaat daun kelor yang beragam

Kelor memiliki sifat antibakteri, antijamur, dan antivirus, yang dapat menjaga kulit anda dari ancaman infeksi. Serta, mampu menghidrasi dan mendetoksifikasi kulita anda dengan menetralkan efek racun berbahaya yang dibawa oleh polusi, keringat, dan produk kimia tertentu. Kandungan protein tinggi daun kelor juga dapat melindungi sel-sel kulit dari kerusakan yang disebabkan oleh merkuri dan kadmium.

Selain itu, daun kelor dapat memperkuat rambut dan melindunginya dari sinar UV dan polutan berbahaya. Serta merangsang pertumbuhan rambut dan membantu mencegah penipisan rambut.

2. Manfaat daun kelor bagi kesehatan jantung

Tingginya kadar kolesterol dalam tubuh meningkatkan risiko berbagai penyakit jantung. Deposit lemak membuat penyumbatan di dalam arteri, meningkatkan risiko serangan jantung. Isothiocyanate dan niaziminin, dua komponen bioaktif yang ditemukan di daun kelor, dapat mencegah penebalan arteri.

Kelor secara efektif mengatur tekanan darah dan kadar kolesterol dalam tubuh dengan mengurangi dampak hipertensi dan mencegah kondisi jantung lainnya.

3. Menstabilkan tingkat gula darah

Tingkat glukosa yang tinggi dapat meningkatkan risiko diabetes. Diabetes sendiri membawa komplikasi yang memengaruhi jantung, ginjal, mata, hati, dan organ tubuh lainnya. Daun kelor membantu melawan diabetes tipe 2 dengan penyeimbangan hormon dan sifat pengendali glikemiknya. Daun kelor mengandung asam klorogenat dan isotiosianat yang membantu mengatur kadar glukosa darah, memungkinkan sel untuk memanfaatkan glukosa sesuai kebutuhan.

4. Mengobati gangguan pencernaan

Isothiocyanate di daun kelor dapat secara efektif mengobati berbagai gangguan pada saluran pencernaan seperti bisul, gastritis, dan sembelit. Kelor memiliki kualitas antibiotik dan antibakteri, yang membantu menghambat pertumbuhan patogen termasuk helicobacter pylori dan bakteri coliform yang menyebabkan diare.

Kandungan vitamin B-nya yang terkenal membantu melancarkan pencernaan dan mengubah makanan menjadi energi daripada menimbun lemak di tubuh. Sehingga, daun kelor juga baik untuk menjaga berat badan.

5. Melindungi hati

Manfaat daun kelor baik untuk kesehatan hati. Daun kelor membantu melindungi kerusakan hati yang disebabkan oleh obat-obatan tertentu serta mempercepat proses pemulihannya. Kelor membantu mengembalikan kadar glutathione normal dalam tubuh dan mencegah peroksidasi lipid hati dengan komposisi fitokimia katekin, epicatechin dan vitamin C-nya.

6. Meningkatkan penglihatan

Kandungan antioksidan yang banyak dalam daun kelor membantu meningkatkan penglihatan dan memberikan perlindungan terhadap kerusakan retina. Serta, mencegah membran kapiler membeku; dengan demikian, akan terhindar dari disfungsi retina.

7. Mencegah batu ginjal

Daun kelor dapat membantu mengatasi batu ginjal dengan membantu mengurangi pengembangan endapan batu dan mengatur sintesis oksalat endogen. Serta, melindungi ginjal dari nefrotoksisitas, masalah ginjal akibat paparan racun tertentu atau konsekuensi dari minum obat tertentu. Efek nefroprotektif daun kelor menenangkan sakit pada ginjal dan berfungsi sebagai penyerap bio yang efektif, membantu endapan dan racun keluar dari tubuh.

8. Membantu mencegah kanker

Daun kelor banyak dipercayai untuk pengobatan kanker karena keberadaan kandungan fenolik, kuersetin dan kaempferol-nya Serta, niamzimicin, senyawa bioaktif di daun kelor, menghambat penyebaran sel kanker dan menginduksi kematian sel yang dimediasi caspase. Efek kemo-modulasi semacam itu bahkan dapat menyembuhkan berbagai jenis kanker (pada tahap awal).

9. Mengobati Anemia

Manfaat daun kelor mampu mengobati anemia karena dapat meningkatkan penyerapan zat besi, meningkatkan jumlah sel darah merah, dan mengatur darah. Daun kelor juga bisa mencegah pembentukan sel darah merah abnormal dengan bantuan seng, flavonoid, dan asam fenolik. Sel abnormal adalah bentuk yang tidak biasa dari sel darah merah dan berbentuk bulan sabit, memiliki waktu yang sangat sulit dalam mengoptimalkan oksigenasi.

10. Mengobati Asma

Kelor mampu mengobati asma dan peradangan karena sifat anti-alerginya, dengan membantu menghambat reaksi hipersensitif dalam beberapa penyakit alergi seperti anafilaksis dan rinitis. Kelor membantu mengurangi frekuensi serangan asma dan mengurangi gejalanya seperti dispnea, batuk kronis, dan konstriksi bronkial. Secara keseluruhan, daun kelor meningkatkan fungsi pernapasan dan paru-paru.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *